Ruang perpustakaan

Ruang-ruang yang ada di dalam perpustakaan terbagi-bagi berdasarkan fungsinya masing-masing. Ruangan ini hadir karena adanya kebutuhan dalam sebuah perpustakaan. Berikut adalah beberapa jenis ruang yang pada umumnya tersedia di sebuah perpustakaan:

  • Ruang Baca

Ruang baca menjadi tempat utama bagi sebuah perpustakaan. Di ruangan ini biasanya disediakan meja dan kursi tempat para pemustaka bisa leluasa membaca buku yang mereka cari, atau juga mengerjakan tugas. Ruang baca idealnya memiliki penerangan yang baik. Untuk perpustakaan yang memiliki akses terbuka atau open access, ruang baca bisa saja terletak berdekatan dengan rak buku. Sementara untuk perpustakaan yang memiliki akses tertutup atau close access, ruang baca biasanya diberikan sekat atau pembatas karena pemustaka tidak bisa mencari sendiri bahan pustaka yang ia butuhkan.

Perpustakaan Universitas Al Azhar Indonesia
Perpustakaan Universitas Al Azhar Indonesia
Perpustakaan ITB, Bandung
Perpustakaan ITB, Bandung

Ada kalanya sebuah sudut di ruang baca tidak dilengkapi dengan meja atau kursi tetapi karpet atau sofa agar pemustaka lebih leluasa membaca. Ini biasanya juga dimaksudkan agar perpustakaan lebih cozy dan tidak kaku.

Perpustakaan ITB, Bandung
Perpustakaan ITB, Bandung

 

Warung Baca Lebak Wangi, Bogor
Warung Baca Lebak Wangi, Bogor

 

  • Ruang diskusi

Selain menyediakan bahan pustaka yang dibutuhkan, perpustakaan juga berfungsi sebagai tempat berkumpul dan terciptanya pertukaran ide serta informasi dari setiap pemustaka. Untuk itu, seringkali perpustakaan menyediakan ruang yang berfungsi khusus untuk kelompok pemustaka berdiskusi atau mengadakan sebuah pertemuan.

Di sini biasanya disediakan sarana seperti meja diskusi, whiteboard, spidol, dan sebagainya. Ada perpustakaan yang membuka layanan ruang diskusi secara terbuka, ada pula ruang diskusi yang harus dipesan terlebih dahulu.

  • Ruang studi

Biasanya ruang studi ditujukan untuk pemustaka yang sedang mengerjakan sebuah tugas akhir seperti skripsi, tesis, dan disertasi, ataupun juga peneliti yang sedang membuat penelitian, penulis yang sedang mencari inspirasi untuk tulisannya, dan lain sebagainya yang membutuhkan ruangan khusus.

Tidak semua perpustakaan menyediakan layanan ruang studi ini, penerapan peraturannya pun berbeda-beda antara satu dan yang lainnya apakah menerapkan sistem sewa dengan biaya tertentu atau tidak. Ruangan ini biasanya didesain dengan suasana yang tenang dan bahkan ada juga yang kedap suara. Ada juga ruang studi yang boleh digunakan oleh siapa saja namun karena letaknya yang berada di lingkup karya penelitian skripsi, tesis, ataupun disertasi maka ruang ini lebih banyak digunakan oleh para mahasiswa tugas akhir.

wpid-2013-11-29-16.07.45.jpg

  • Ruang meeting/presentasi

Mirip seperti ruang diskusi, ruang untuk meeting atau presentasi ini ditujukan untuk sekelompok pemustaka yang ingin melaksanakan sebuah rapat khusus atau presentasi di antara kelompoknya. Ruangan ini biasanya dilengkapi dengan meja, kursi, papan tulis atau whiteboard.

  • Taman

Meski cakupan taman merupakan bagian eksternal dari sebuah perpustakaan, namun fungsinya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dari sebuah gedung menambah fungsi kehijauan, memberikan estetika, dan juga sebagai tempat pemustaka berkumpul dan berkreasi tanpa terbatas ruang.

Taman melingkar perpustakaan UI, Depok
Taman melingkar perpustakaan UI, Depok
Berlatih biola di taman melingkar perpustakaan UI, Depok
Berlatih biola di taman melingkar perpustakaan UI, Depok

Masing-masing tempat di atas bisa berbeda-beda nama dan penyebutannya. Tidak semua perpustakaan pun memiliki seluruh ruang di atas, karena bergantung pada desain tata ruang gedung perpustakaan, kebutuhan pemustaka, tentunya cakupan luas bangunan, keputusan pengampu kebijakan, serta budget yang dimiliki sebuah perpustakaan.

Ada lagi ruang di perpustakaanmu? Yuk, ditambahkan!

*Foto merupakan dokumentasi pribadi penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *