Klub Pustakawan : Baca, Tulis dan Berbagi

Mencari buku di rak

Setelah mengetahui seluk beluk call number  dan OPAC di tulisan sebelumnya, sekarang saatnya mengetahui mengenai susunan rak buku di perpustakaan.

Melalui OPAC, kita bisa mengetahui call number buku yang kita butuhkan dan juga lokasinya (misalnya di lantai 2, lantai 3, dan sebagainya). Nah, biasanya pengguna akan mencatat call number tersebut lalu pergi ke rak untuk mencari buku.

Lalu bagaimana cara mencari buku yang sudah disusun berjajar itu? Asal saja dari atas ke bawah? Atau dari kanan ke kiri? Stop! Jangan bingung dulu dan merasa tersesat di antara lorong rak buku. Because u’re a book hunter now!

Sumber: Pinterest.com

Di perpustakaan, koleksi buku yang disusun di rak berurutan berdasarkan call number nya masing-masing. Urutan mencarinya adalah mulai dari kiri ke kanan sampai pada pembatas, lalu berlanjut ke rak di bawahnya dari kiri ke kanan lagi, dan begitu seterusnya. Jika sudah mencapai rak paling bawah, lanjutkan ke rak di sebelahnya yang paling atas dari kiri ke kanan lagi.

Seperti pada gambar di bawah ini.

Sumber: http://www.tulips.tsukuba.ac.jp/pub/w5lib/shelf3.jpg

Sumber: pinterest.com

Masih bingung dan belum ketemu juga buku yang dicari? Silakan bertanya pada pustakawan. Gratis kok 😉

Sumber: pinterest.com


See all posts »

Apa itu OPAC?

OPAC? [Ini yang jelas bukan nama makanan yang kriuk-kriuk ya 8) ]

OPAC merupakan singkatan dari Online Public Access Catalog. Online catalog atau katalog online ini memuat daftar semua koleksi yang dimiliki sebuah perpustakaan dan bisa diakses oleh publik. Sekarang ini pada umumnya perpustakaan di seluruh dunia membuat OPACnya bisa dengan mudah diakses melalui web.

Dulu, katalog perpustakaan dibuat dengan menggunakan kartu dan dijajarkan di dalam laci berdasarkan susunan abjad. Sehingga untuk mencari sebuah koleksi, pengguna harus datang langsung ke perpustakaan untuk menelusur satu per satu di laci katalog.

Katalog kartu. Sumber: wikipedia

Nah dengan adanya OPAC perpustakaan yang sudah bisa diakses melalui internet, pengguna bisa mengetahui koleksi yang dicarinya tersedia atau tidak dengan hanya menelusur di web perpustakaan, tanpa harus datang ke perpustakaan. Ini berarti menghemat waktu dan biaya.

OPAC memudahkan pencarian dengan menyediakan penelusuran melalui judul, pengarang, subyek, dan keyword atau kata kunci. OPAC juga mencantumkan call number dan keterangan di mana letak buku tersebut berada.

 


See all posts »

Klasifikasi buku di perpustakaan

Pernah lihat label yang ditempel pada punggung buku (spine) di perpustakaan?

Label itu disebut “nomor panggil” buku atau call number.

Sumber gbr: http://pustakawan.club/wp-content/uploads/2013/02/callnumber.gif?w=225

» More »


See all posts »

Subscribe: rss | email | twitter | +